Tampilkan postingan dengan label Coretan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Coretan. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 April 2016

Di Sebuah Acara Reuni


Di pojok itu kalian tertawa tergelak
Aku tersipu merutuki malam
Tak mampu menahan awan berarak
Mengabarkan rahasia yang lama kupendam

Terlambat untuk bisa kuelak
Di hatiku namanya bersemayam
Maka kubiarkan kisah berserak
Di hamparan pasir masa silam

Kamis, 31 Maret 2016

Melepas Kerinduan

embun pagi bertitik berkilauan
di dingin jalan setapak
aku berjalan sendirian
memunguti kenangan terserak

menjejak becek tanah merah
lumpur lengket membebat sepatu
mengganggu irama melangkah
senandung rindu mengharu biru

tercium aroma lumut sungai
wangi parfummu terasa mengalir
ujung perjalanan hampir sampai
disambut bunyi gemericik air

Selasa, 09 Desember 2014

Setelah Dirimu Pergi

kerinduan ini tidak juga luruh
sejak dirimu meninggalkanku jauh
dan tidak mungkin kembali bersauh
di dermaga hidupku yang masih rapuh

hanya mendoakanmu ku bisa teguh
dan wajahmu pun hadir tersenyum teduh
menyejukkan dayaku yang kadang melepuh
saat letih menahan hampa dan keluh

Kamis, 13 November 2014

Romansa Paruh Baya

tidak mengapa sesekali waktu..
aku berdiri di luar pagar hatimu..
menghadirkan kembali debar syahdu..
seperti pertama kau membukakan pintu..


Rabu, 12 November 2014

Cinta Bersahaja

ingin kuseka peluh Adinda
walau bukan dengan kain sutra
beraroma lembut wangi cendana..

bukankah akan lebih berharga
menyampaikan cinta secara bersahaja
sehingga terbaca keikhlasannya..

maka ijinkan kuseka peluh Adinda
walau hanya dengan tisu harum
yang kutaburi melati beberapa kuntum..


Selasa, 11 November 2014

Jelang Ashar di Mushalla

kenapa aku tiba-tiba begitu rindu..
pada adinda bermukena biru..
berharap dia akan kembali menghampiriku..
dengan wajah bening air wudhu..
berdiri menjadi makmumku..